![]() |
| Harry Tanoe bersama Wiranto (Ketua Umum Hanura) |
Salam sukses & profit para trader & pembaca Blog ini. Tanpa terasa pengunjung Blog ini sudah naik menjadi 600 meskipun belum mencapai jutaan (padahal dulu masih sepi). Saya ucapkan terima kasih mau bersedia membaca postingan di Blog ini.
Mohon maaf sebelumnya nomor saat ini saya tidak mencantumkan nomor HP (karena sudah ganti). Dikarenakan banyak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab (mulai dari penipuan, penawaran Blackberry s/d Tablet PC, penawaran Asuransi, kendaraan, kartu kredit bahkan untuk tayangan INDOVISION (padahal sudah berlangganan sejak 2012).
Oh iya judul diatas membuktikan bahwa firasat saya ternyata terbukti. Sesuai dengan judul postingan sebelumnya (disini) bahwa Harry Tanoesoedibjo akan masuk sebuah partai. Ternyata Partai Hanura yang dimiliki oleh Bapak Jend (purn) Wiranto (mantan Panglima ABRI di Era Orde Baru).
Saya terus terang sangat terkejut dengan pemilihan Harry Tanoe (HT) ke Partai Hanura. Dulu saya berpikir bahwa dia akan masuk Partai Gerindra (milik Bapak LetJend (purn) Prabowo). Dikarenakan keduanya memiliki jiwa pebisnis.
Namun buat saya pribadi tidak menjadi soal, karena saya percaya dengan adanya "kaum muda" yang duduk di Pemerintahan suatu saat akan membawa dampak & pengaruh yang cukup besar (entah itu baik ataupun buruk).
Seperti diberitakan di TEMPO Online (baca disini) bahwa dengan kepindahan HT ke Partai Hanura otomatis akan mengangkat suara Partai Hanura. Disamping itu saya yakin bisnis HT akan membesar sehingga saham-saham Grup Bhakti akan juga terkerek.
Apalagi jika SUATU SAAT bahwa HT menduduki sebuah jabatan Menteri (hanya firasat saja) maka "fenomenal Bhakti bersaudara" akan sama seperti "Seven Brothers" di tahun 2007-2008. Namun saya melihat Good Corporate Government (GCG) Grup Bhakti sangat bagus. Mengingat selama ini saham-saham Grup Bhakti tidak merugikan investor (terutama investor retail).
Semoga siapapun Presidennya kelak, pasar modal kita tetap akan terus bergairah & maju. Serta edukasi dalam dunia pasar modal mulai ditingkatkan & pandangan bahwa "SAHAM=JUDI" berangsur menjadi "SAHAM=BISNIS/INVESTASI" asal tahu ilmu pengetahuannya.
Selamat berinvestasi & bertrading semoga profit Anda menjadi Barokah. Jangan lupa sisihkan sebagian profit untuk sedekah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar