Mungkin hampir sebagian besar telah menonton film Bruce Willis Die Hard 5 (A Good Day To Die Hard) . Saya sudah menontonnya 2 kali (yaitu di Kassablanka Premier XXI & Kuningan City XXI). Memang film Die Hard sejak sekuel Die Hard 1-5 ga' ada matinya.
Meskipun berulang kali ditayangkan baik itu di tv lokal ataupun tv kabel ga' merasa bosan. Karena akting dari Bruce Willis yang memukau disetiap penampilannya dalam sekuel film Die Hard. Apalagi slogan terkenal dari Bruce Wills adalah "Yippee Ki-Yay, Mother Fucker".
Lho terus apa hubungannya antara film Die Hard dengan BUMI (PT. Bumi Resources, Tbk)? Coba perhatikan garfik dibawah ini :
![]() |
| Grafik BUMI selama 5 tahun kebelakang |
Coba Anda liat grafik BUMI selama 5 tahun kebelakang. Saham BUMI ternyata pernah menyentuh 8.200 sekitar bulan Juni 2008 & jangan lupa bahwa saat itu Minyak Dunia (jenis Light Sweet diNYMEX) tembus hingga $147/barrel. Disamping itupula harga BBM terutama premium naik hingga ke Rp 8.000/liter. (Waktu itupula rumornya salah satu mantan Meneg BUMN sekaligus "mitra kerja" Menko Kesra sekaligus pemilik BUMI yang juga pemilik "Lumpur Lapindo" mendapatkan keuntungan besar karena menjual BUMI diharga Rp 8000/lembar sebelumnya dia membeli diharga Rp 75/lembar th 2005. Namun disaat BUMI turun diharga Rp 7.000/lembar dia membeli kembali).
Seperti halnya "Roller Coaster" pergerakan harga saham BUMI "naik-turun". Ini semua karena semacam "skenario" dari para Bandar-bandar BUMI. Bagi para retail mungkin pernah juga mengalami kerugian dahsyat di saham BUMI. Bahkan isunya pernah ada seorang yang kaya raya menjadi bangkrut gara-gara BUMI.
Oleh sebab itu BUMI bisa dikatakan saham "Die Hard" (baca : saham ga' ada matinya). Banyak orang memuja (karena mendapat profit) tidak sedikit pula banyak yang menghujat (karena kerugian).
Lalu bagaimana dengan prospek BUMI saat ini? Saya melihat dari kacamata saya yang minus 5 bahwa prospek saham BUMI untuk s/d Maret masih ada pergerakan naik. Tapi tidak significant dikarenakan film BUMI masih bersambung.
Coba perhatikan grafik BUMI dibawah ini :
![]() |
| BUMI selama 6 bulan |
Mari kita lihat saham BUMI selama 1 minggu terakhir. Dia naik dikarenakan adanya RUPSLB di BUMI PLC, Ltd (antara Rothschild dengan Grup Bakrie). Namun setelah mengetahui bahwa Grup Bakrie memenangi RUPSLB (ini termasuk sejarah, karena bisa mengalahkan Yahudi) saham BUMI bukannya bergerak naik malah turun. Ada apa gerangan?? Saya tidak bisa "berandai-andai" mengenai hal tersebut. Lebih baik kita tonton saja film sekuel BUMI seperti layaknya film Die Hard.
Untuk itu rekomendasi saham BUMI adalah :
- Trading BUY tunggu diharga 830 dengan target 1000 Cut Loss 800.
- Invest BUY dengan target 1200 (s/d akhir Juni 2013, mana yang tercapai lebih dahulu).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar